Demi Berjudi Aku Rela Menjual Tubuhku Kepada Suami Tetangga

Demi Berjudi Aku Rela Menjual Tubuhku Kepada Suami Tetangga

Demi Berjudi Aku Rela Menjual Tubuhku Kepada Suami Tetangga

Demi Berjudi Aku Rela Menjual Tubuhku Kepada Suami Tetangga – Nama saya adalah Ria berumur 19 tahun dan saat ini sedang berkuliah di salah satu universitas swasta di kota Bandung jurusan Komputer. Keluarga saya tinggal di Jakarta, di Bandung saya kost di sekitar kampus saya. Pagi hari hingga sore saya bekerja di salah satu rumah makan dan malam harinya saya kuliah. Rutinitas ini telah berlangsung hampir satu tahun lamanya.

jelaspoker

Pernah satu hari sesama teman kost menawarkan saya untuk mencoba bermain judi secara online, awalnya saya menolak karena berfikiran pasti ini hanyalah penipuan. Namun melihat teman saya yang hanya bermodalkan 35ribu rupiah kemudian menang hingga 750 ribu membuat saya tertarik untuk mencobanya pula.

Tak disangka hanya dengan bermodal 20 ribu rupiah, malam itu selepas kuliah saya mencoba bermain dan ternyata menang 1 juta rupiah. Keesokan harinya saya memilih bolos kuliah dan pergi berbelanja uang dari hasil menang semalam. Sepulangnya belanja saya kembali mencoba peruntungan kembali, namun malam itu sepertinya keberuntungan belum berada di pihak saya.

Malam itu saya menghabiskan uang sekitar 750 ribu, takut semakin dalam akhirnya saya berhenti dan berharap dapat menang kembali. Berusaha secepat mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan dan kuliah saya agar dapat cepat pulang dan kembali mengadu nasib berjudi online. Tapi saya kembali kalah,kini tabungan saya habis menyisakan 20 ribu rupiah di kantong padahal masih awal bulan.

Beberapa barang yang bisa saya jual akhirnya saya jual seperti televisi dan laptop yang saya jual ke teman saya dengan alasan membutuhkan uang untuk membayar kuliah. Namun apa yang harus saya perbuat, bukannya menang namun uang hasil penjualan televisi dan laptop juga lenyap begitu saja. Saya sangat amat menyesal, tak mungkin meminta uang kepada keluarga di Jakarta.

Saat dilanda kebingungan, salah satu dosen mengajak ketemuan karena ingin membahas nilai salah satu mata kuliah. Saat ketemuan bukannya membicarakan nilai namun sang dosen malah curhat mengenai sang isteri. Saya pun menceritakan kejadian yang menimpa saja karena berjudi, namun sang dosen malah memberikan penawaran kepada saya.

Sang dosen akan memberiku 3 juta rupiah dengan berkencan satu malam dan akhirnya saya menyetujuinya meskipun terpaksa. Akhirnya malam itu keperawanan saya hilang oleh dosen saya sendiri. Uang hasil cinta satu malam kembali saya gunakan untuk berjudi online. Kelamaan, saya menikmati dunia seks.

Beberapa kali saya dibayar teman kuliah untuk bercinta dengannya, pernah juga saya ditidurin dosen lain untuk menambah nilai. Semua saya lakukan hingga saya tamat kuliah dan kini bekerja di salah satu perusahaan swasta di Bandung sembari mencari laki-laki yang haus akan kenikmatan seks. Namun saya tidak menyesal telah kehilangan keperawanan saya.

AGEN POKER ONLINEDOMINOQQ | AGEN SBOBET | AGEN TERPERCAYA

jelaspoker

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*